Sunday, 1 May 2016

PTK MATEMATIKA SMP DOWNLOAD MENINGKATKAN PENGUASAAN MATERI LINGKARANP

MENINGKATKAN PENGUASAAN MATERI LINGKARAN I
DENGAN LATIHAN MANDIRI
PADA SISWA KELAS 2B SMP XXX XXX


Untuk Mendapatkan File BAB 1-5 Hub 0856 42 444 991

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Alasan Pemilihan Judul
Kemampuan belajar yang dimiliki manusia, merupakan bekal yang sangatpokok. Berdasarkan kemampuan itu manusia telah berkembang selama berabadabadyang lalu dan tetap terbuka kesempatan yang luas baginya untuk memperkayadiri dan mencapai taraf kebudayaan yang lebih tinggi. Dalam perkembangan ilmupengetahuan dan tehnologi yang semakin maju pesat diperlukan langkah-langkahpemikiran serta langkah-langkah yang saling berhubungan dengan tepat dansungguh-sungguh. Perkembangan-perkembangan itu selain membawa dampakpositif, ternyata juga membawa dampak negatif bagi umat manusia. Dalammempersiapkan warga masyarakat untuk menghadapi dan menjalani perkembanganitu pendidikan sangat memegang peranan penting, karena pendidikan merupakansuatu hal yang sangat diperlukan oleh individu kapan dan di manapun dia berada. PTK Matematika SMP Kelas 2
Pendidikan merupakan usaha untuk menyiapkan manusia melalui kegiatanbimbingan, pengajaran dan latihan. Oleh karena itu pembangunan di bidangpendidikan diperlukan peningkatan dan penyempurnaan penyelenggara pendidikanyang disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi sertakesenian, perkembangan masyarakat serta kebutuhan pembangunan. PTK Matematika  SMP Download.
Tujuan pembelajaran matematika kurikulum 2004 adalah sebagai berikut:
1.      Melatih cara berpikir dan bernalar dalam menarik kesimpulan, misalnya melaluikegiatan penyelidikan, eksplorasi, eksperimen, menunjukkan kesamaan,perbedaan, konsisten dan inkonsistensi. PTK Matematika SMP Doc
2.      Mengembangkan berbagai aktifitas kreatif yang melibatkan imajinasi, intuisidan penemuan dengan mengembangkan pemikiran divergen, orisinil, rasa ingintahu , membuat prediksi dan dugaan serta mencoba-coba.
3.      Mengembangkan kemampuan memecahkan masalah . PTK Metematika SMP Kelas 7
4.      Mengembangkan kemampuan siswa agar dapat mengkomunikasikan gagasanatau menyampaikan informasi antara lain melalui pembicaraan lisan, catatan,grafik, peta, diagram.
Dengan demikian maka tujuan umum pendidikan matematika pada jenjangpendidikan dasar dan menengah adalah mengembangkan kreatifitas siswa sertamemberi tekanan pada ketrampilan memecahkan masalah dalam kehidupan seharihari. Matematika SMP Meteri Lingkaran
Di dalam keseluruhan proses belajar mengajar di sekolah, kegiatan prosesbelajar mengajar merupakan kegiatan yang sangat penting. Hal itu berarti bahwaberhasil atau tidaknya tujuan pencapaian pengajaran di sekolah tidak hanyatergantung pada bagaimana proses belajar yang dialami siswa di sekolah sebagaipeserta didik namun juga tidak lepas dari faktor- faktor pendidikan lainnya sepertisarana pendidikan dan kurikulum. PTK Matematika SMP Kelas 7 
Banyak siswa yang ternyata kurang menyukai pelajaran matematika. Merekaberanggapan bahwa pelajaran matematika adalah pelajaran yang sulit danmemuakkan. Kadang-kadang siswa mengikuti pelajaran tersebut karena terpaksaharus mengikuti dan tidak ada pilihan lain, bahkan mungkin mereka berusaha untukmenghindari pelajaran matematika di sekolah dengan membolos pada jam pelajaranmatematika. PTK SMP DOWNLOAD
Matematika diakui sangat penting, tetapi sulit dipelajari. Kemungkinan salahsatu penyebabnya adalah cara mengajar guru yang tidak cocok baginya. Guru hanyamengajar dengan satu metode yang kebetulan tidak cocok dengannya. PTK Matematika Download
Pendidikan matematika berbasis kompetensi menekankan pada kompetensiyang harus dimiliki tamatan / siswa, sehingga guru berfungsi sebagai fasilitatoruntuk mengembangkan kompetensi yang dimiliki siswa.Penulis tertarik pada judul di atas karena : 
1.      Matematika sebagai salah satu ilmu dasar dewasa ini telah berkembangamat pesat, baik materi maupun kegunaannya. Dalam usaha untukmenanggulangi rendahnya hasil belajar matematika serta meningkatkanmutu pendidikan di Indonesia, pemerintah telah melakukan berbagaiusaha antara lain dengan perubahan kurikulum pendidikan. Kurikulummerupakan suatu alat untuk mencapai tujuan pendidikan, sekaligusmerupakan pedoman dalam melaksanakan pengajaran pada semua jenisdan jenjang pendidikan. PTK SMP  DOC Permasalahan pokok yang sering terjadi dalampembelajaran matematika berkaitan dengan tujuan pembelajaran, caramencapai tujuan tersebut, serta bagaimana mengetahui tujuan tersebuttelah tercapai. Agar tujuan pembelajaran tercapai dan ketuntasan belajardapat terwujud, maka penguasaan materi mutlak dilakukan. Agar prinsipkeruangan dipahami siswa, siswa harus terlebih dahulu memahamikonsep bangun datar salah satunya adalah lingkaran. Walaupun materiLingkaran sudah dikenalkan pada siswa sejak mereka belajar di jenjangsekolah dasar, namun pada kenyataannya penguasaan siswa terhadapmateri ini masih sangat kurang. Hal ini dimungkinkan karena kurangnyalatihan pada materi tersebut.
2.      Dengan mengefektifkan pembelajaran materi Lingkaran I menggunakanmetode latihan, dalam hal ini penulis mengistilahkan sebagai latihanmandiri diharapkan ada peningkatan dalam penguasaan materi tersebut.
3.      Judul tersebut berkaitan dengan bidang yang selama ini penulis tekuni.
B.     Permasalahan
Dalam melaksanakan tugasnya guru tidak hanya berperan sebagai penyampaipengetahuan kepada siswa saja, tetapi guru mempunyai peranan juga sebagaipembimbing. Download PTK SMP Guru menyadari peranan yang dipegangnya dalam pertemuan dengansiswa. Berperan sebagai guru mengandung tantangan, karena di satu pihak guruharus sabar, ramah, menunjukkan pengertian, memberikan kepercayaan danmenciptakan suasana aman ; di lain pihak guru harus mendorong siswa untukberusaha mencapai tujuan, mengadakan koreksi, menegur dan menilai. Sebelumproses belajar mengajar dimulai, guru harus sudah memiliki kemampuan dankerelaan untuk memaklumi alam pikiran dan perasaan siswa. Ptk Matematika SMP PDF Dia harus bersediauntuk menerima siswa apa adanya, sekaligus guru harus dapat mendekati siswasecara kritis, karena siswa tidak dapat dibiarkan dalam keadaan sekarang. Adakemampuan-kemampuan siswa yang belum tergali sehingga belum berfungsi secaramaksimal, bahkan mungkin ada kekurangan dalam bersikap dan bertindak siswayang harus diperbaiki. Pada kemampuan ini guru dituntut mempelajari kesulitankesulitanbelajar yang dihadapi siswa.
Siswa pada suatu kelas umumnya merupakan kumpulan individu-individuyang heterogen, artinya mereka memiliki perbedaan individual dalam proses belajarmengajar. Perbedaan-perbedaan tersebut antara lain perbedaan intelegensi, bakat,minat, kepribadian, kondisi fisiologis dan faktor lingkungan. DJlengan adanyaperbedaan-perbedaan tersebut maka ada siswa yang memiliki kemampuan tinggidan ada pula siswa yang kurang mampu dalam mengikuti pelajaran. Contoh PTK SMP
Dari uraian di atas timbul permasalahan yaitu :
Apakah dengan latihan mandiri dapat meningkatkan penguasaan materiLingkaran I pada siswa kelas 2B SMP Islam Bawen ?
C.    Penegasan Istilah
Suatu istilah dapat ditafsirkan dengan makna yang berbeda-beda. Untukmenghindari terjadinya perbedaan penafsiran dalam mengartikan judul penelitianini maka perlu ditegaskan istilah yang berhubungan dengan penelitian ini.
1.      Pemahaman konsep
Pengertian pemahaman adalah proses, perbuatan, cara memahami ataumemahamkan. (Anonim, 1989 : 636)
Konsep adalah pengertian abstrak yang memungkinkan seseorang menggolong-golongkanobyek atau peristiwa. (Mohammad Soleh, 1998:8)
2.      Latihan mandiri
Latihan mandiri merupakan suatu latihan soal yang dilakukan siswa denganmembuat soal dan menjawabnya sendiri setelah guru menyampaikan materi danmemberikan contoh-contoh soal. (Istilah ini dari penulis sendiri)
3.      Lingkaran
Adalah bangun bidang yang merupakan tempat kedudukan titik-titik yangberjarak sama dari suatu titik tetap. (Drs Dedi Junaedi, 1999 : 127)
4.      Jari-jari lingkaran
Adalah ruas garis lurus dari pusat ke titik pada keliling lingkaran.(Drs Dedi Junaedi, 1999 : 127)
5.      Busur lingkaran
Adalah garis lengkung yang merupakan bagian dari keliling lingkaran.(Drs Dedi Junaedi, 1999 : 125)
6.      Talibusur
Adalah garis lurus yang menghubungkan dua titik pada keliling lingkaran.(Drs Dedi Junaedi, 1999 : 130)
7.      Diameter (garis tengah)
Adalah tali busur yang melalui titik pusat.
(Drs Dedi Junaedi, 1999 : 126)
8.      Sudut pusat lingkaran
Adalah sudut yang dibentuk oleh dua buah jari-jari lingkaran.
(Drs Dedi Junaedi, 1999 : 129)
9.      Juring (sektor)
Adalah bagian daerah lingkaran yang dibatasi oleh dua jari-jari dan busurnya.(Drs Dedi Junaedi, 1999 : 127)
D.    Tujuan Penelitian
Realitas penelitian akan menyajikan kegiatan belajar mengajar yang dikemasdalam suatu pola tindakan dengan mengefektifkan kegiatan kerja kelompok.
Adapun tujuan penelitian ini adalah :
Untuk mengetahui sejauhmana latihan mandiri dapat meningkatkanpenguasaan materi Lingkaran I pada siswa kelas 2B SMP Islam Bawen.
E.     Manfaat Penelitian
Sebuah penelitian apabila dilaksanakan dengan sungguh-sungguh akanbermanfaat. Begitu juga dengan penelitian ini, setelah selesai diharapkan dapatmemberi masukan kepada penulis.
Adapun manfaat penelitian ini adalah :
1.      Bagi siswa
         Meningkatkan rasa percaya diri.
         Menumbuhkan pemahaman konsep-konsep matematika.
         Meningkatkan penguasaan materi pelajaran.
         Menumbuhkan sikap kritis, kreatif, serta dapat berpikir logis.
         Menumbuhkan sikap ilmiah.
2.      Bagi guru
         Merupakan umpan balik untuk mengetahui kesulitan belajar siswa.
         Memperbaiki kinerja guru dalam pelaksanaan KBM.
         Meningkatkan gairah dalam pelaksanaan KBM.
         Guru lebih terampil dalam menggunakan metode mengajar yangbervariasi.
3.      Bagi Sekolah
         Dengan memiliki guru yang terampil dan berkompetensi dibidangnya dapat meningkatkan kualitas sekolah.
4.      Bagi UNNES
         Membantu para dosen dalam mendidik calon guru matematika.
F.     Sistematika Skripsi
Skripsi ini disusun dengan sistematika sebagai berikut :
1.      Bagian pendahulu skripsi
Pada bagian ini berisi judul, persetujuan pembimbing, pengesahan,pernyataan, motto dan persembahan, kata pengantar, abstrak, daftar isi,daftar lampiran. PTK Matematika SMP Download
2.      Bagian isi skripsi
Pada bagian ini terdiri dari lima bab, yaitu :
BAB I PENDAHULUAN, pada bab ini berisi tentang alasan pemilihanjudul, permasalahan, penegasan istilah, tujuan penelitian, manfaat penelitiandan sistematika skripsi.
BAB II LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN, berisitentang landasan teori, kerangka berfikir, dan hipotesis tindakan.
BAB III METODE PENELITIAN, berisi tentang lokasi penelitian, subyekpenelitian, prosedur kerja dalam penelitian, metode pengumpulan data, danindikator kinerja.
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN, berisi tentang hasilpenelitian, analisa hasil penelitian dan pembahasan. Download Matematika SMP
BAB V PENUTUP, berisi tentang kesimpulan dan saran-saran yangmerupakan akhir bagian inti.

Pada bagian akhir skripsi ini berisikan tentang daftar pustaka dan lampiran-lampiranyang digunakan.


DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2004. PedomanAkademik. UniversitasNegeri Semarang.
Anonim.1989.Kamus BesarBahasa Indonesia.Jakarta :BalaiPustaka.
DediJunaedi, dkk. 1999. PenuntunBelajarMatematikaUntuk SLTP Jilid 2.PT.Mizan.
Depdikbud RI. 1993. KurikulumPendidikanDasar/GBPP SLTP Matematika 1994.Jakarta :Depdikbud RI.
H. Erman Suherman.2003.Strategi PembelajaranMatematikaKontemporer,Bandung :Jica.
Herman Hudoyo. 2003. PengembanganKurikulumdanPembelajarMatematika,Bandung :Jica.
Marwan, dkk. 1995. TrampildalamMatematikauntuk SLTP Kelas 2 Jilid 2A, Solo:TigaSerangkai.
Mohammad Soleh. 1998. Pokok – PokokPengajaranMatematikaSekolah, Jakarta :BagianProyekPengembanganBukudanMinat Baca.
NurSaidah. 2002. PeningkatanKonsepBangunRuangpadaSiswaKelas III SLTPNegeri I KedungJepara Kudus TahunPelajaran 2001/2002, FakultasKeguruandanIlmuPendidikanUniversitasMuhammadiyah Surakarta.
SetyoBudhi, dkk. TT.Progresif, Surakarta : CV. Widya Duta.
SitiImrotun. 2003. MeningkatkanPemahamanKonsepPokokBahasanPerbandinganmelaluiLatihanTerstrukturKelas II Semester I MtsNurulUlumJekulo Kudus Tahun 2002/2003, UniversitasNegeri Semarang.
Sri Haryanti. 2000. Kesalahan-KesalahanSiswadalamMenyelesaikanSoalPersamaandanPertidaksamaandenganSatuPeubahpadaSiswaKelas I MtsAl UswahBergasTahunPelajaran 1999/2000, FakultasMatematikadanIlmuPengetahuanAlamUniversitasNegeri Semarang.

Turmudi, 2001.Matematikauntuk SLTP Kelas II, Bandung :Grafindo.









READ MORE - PTK MATEMATIKA SMP DOWNLOAD MENINGKATKAN PENGUASAAN MATERI LINGKARANP

DOWNLOAD CONTOH PTK IPS AKUTANSI SMA STUDENT WORK SHEET

 PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI
DENGAN METODE RESITASI MELALUI BAHAN AJAR LEMBAR KERJA SISWA (STUDENT WORK SHEET) PADA SISWA KELAS XI IPS SMA 

Untuk Mendapatkan File BAB 1 - BAB 5 hub 0856 42 444 991

ABSTRAKSI


H. Lina Herlina. 2009. Peningkatan Prestasi Belajar Akuntansi metode resitasi (pemberian tugas) melalui lembar kerja siswa (Student Work Sheet) pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu.

Kata-kata kunci           : Prestasi Belajar Akuntansi, Metode Resitasi, LKS

Prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Akuntansi  di SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu tergolong masih rendah. Hal tersebut diantaranya disebabkan model pembelajaran yang selama ini diterapkan kurang efektif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Pembelajaran akuntansi di SMA jika hanya disampaikan melalui ceramah akan sulit diterima oleh siswa dan membosankan. Dalam hal ini diperlukan oleh seorang guru untuk mempertimbangkan model pembelajaran lain yang efektif dan tepat sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Salah satu model pembelajaran yang dicobakan melalui penelitian ini adalah metode resitasi (pemberian tugas) melalui lembar kerja siswa (Student Work Sheet). Download PTK SMA
Pada dasarnya LKS sebagai model pembelajaran merupakan usaha yang dilakukan guru agar siswa memiliki kemampuan untuk mengungkapkan dan mengekspresikan dirinya sebagai individu maupun kelompok. Kemampuan tersebut diperoleh siswa melalui pengalaman belajar sehingga memiliki kemampuan mengorganisir informasi yang ditemukan, membuat laporan dan menuliskan apa yang ada dalam pikirannya, dan selanjutnya dituangkan secara penuh dalam tugas-tugasnya.
Rumusan masalah yang dikaji pada penelitian ini adalah: (1) Bagaimana aktivitas siswa dalam pembelajaran dengan metode resitasi (pemberian tugas) melalui lembar kerja siswa (Student Work Sheet) ? (2) Apakah pembelajaran dengan metode resitasi (pemberian tugas) melalui lembar kerja siswa (Student Work Sheet) dapat meningkatkan prestasi belajar Akuntansi  pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu ?. Tujuan penelitian ini (1) Ingin mengetahui aktivitas siswa dalam pembelajaran dengan memakai metode resitasi (pemberian tugas) melalui lembar kerja siswa (Student Work Sheet). (2) Ingin mengetahui pengaruh metode resitasi (pemberian tugas) melalui lembar kerja siswa (Student Work Sheet) terhadap prestasi belajar Akuntansi pada siswa SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu. PTK SMA Akutansi
Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang ditempuh dalam dua siklus. Setiap siklus terdapat empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Tindakan dalam setiap siklus dilakukan dengan cara peneliti memberikan tugas berupa penyelesaian suatu permasalahan secara berkelompok, dimana setiap kelompok punya tugas masing-masing, Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui metode resitasi (pemberian tugas) melalui lembar kerja siswa (Student Work Sheet), kemampuan siswa dalam menyampaikan materi di depan kelas dan belajar mandiri di rumah dapat ditingkatkan. Selain itu siswa menjadi lebih berani mengemukakan pendapat dan dapat menerapkan ilmu Akuntansi dalam kehidupan bermasyarakat. Variasi penerapan model pembelajaran ini dapat juga menghindari kebosanan siswa dalam mengikuti pembelajaran akuntansi sehingga prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari 66% menjadi 85,5 %. Berdasarkan penelitian bahwa prestasi belajar akuntansi yang diperoleh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu nilai rata-ratanya meningkat pada siklus I yaitu 69 menjadi berkisar 85,5 pada siklus II. Contoh PTK IPS SMA
Dari uraian di atas peneliti menyimpulkan bahwa metode resitasi (pemberian tugas) melalui lembar kerja siswa (Student Work Sheet) yang diterapkan guru dapat meningkatkan hasil belajar siswa, karena itu peneliti menyarankan agar metode resitasi (pemberian tugas) melalui lembar kerja siswa (Student Work Sheet) disosialisasikan dan digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran akuntansi di sekolah. Download PTK IPS SMA



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Pendidikan adalah suatu proses upaya  yang dilakukan secara sadar dan sengaja untuk meningkatkan nilai perilaku seseorang atau masyarakat, dari keadaan tertentu kesuatu keadaan yang lebih baik. Pendidikan sebagai pranata pembangunan sumber daya manusia yang berperan dalam pembentukan peserta didik agar menjadi aset bangsa yang diharapkan, supaya menjadi manusia yang produktif. Hal ini sesuai tujuan pendidikan nasional  yang telah diterapkan pada Undang-undang RI No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional yaitu:
"Pendidikan nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan ketrampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri, serta rasa bertanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan".

Salah satu untuk mewujudkan tujuan Pendidikan Nasional adalah adanya proses kegiatan belajar mengajar. Kegiatan belajar yang melahirkan unsur-unsur manusiawi adalah sebagai suatu proses dalam rangka mencapai tujuan pengajaran. Pengajaran menurut istilah psikologi menyangkut segi pengetahuan yang diperoleh melalui pengalaman sensoris atau indrawi (Oong Komar, 2006: I5)
Oleh karena itu, pendidikan selalu berusaha menempatkan manusia sesuai dengan proporsi dan hakekat kemanusiaannya. Hampir semua kecakapan, ketrampilan, pengetahuan, kegemaran, sikap dan kebiasaan manusia terbentuk dan berkembang karena belajar. Download Praktik Tindakan Kelas.
Menurut Witherington dalam buku Educational Pshycologi, dan dikutip oleh M. Ngalim Purwanto dalam bukunya "Psikologi Pendidikan" mengemukakan " Belajar adalah suatu perubahan didalam kepribadian yang menyatakan diri sebagai suatu pola baru daripada reaksi yang berkecakapan, sikap kebiasaan, kepandaian atau suatu pengertian". Download contoh PTK IPS
Belajar sebagai proses atau aktivitas, disyaratkan oleh banyak faktor, faktor-­faktor yang mempengaruhi belajar itu, menurut Ngalim Purwanto dalam buku Psikologi Pendidikan (2006 ; 102) adalah :
a.    Faktor yang ada pada diri organisme itu sendiri yang kita sebut faktor individual.
b.    Faktor yang ada diluar individu yang kita sebut faktor sosial.
       Yang termasuk kedalam faktor individual antara lain: faktor kematangan, pertumbuhan, kecerdasan, latihan, motivasi dan faktor pribadi. Sedangkan yang termasuk faktor sosial antara lain: faktor keluarga/keadaan rumah tangga, guru dan cara mengajarnya, alat-alat yang dipergunakan dalam belajar dan mengajar, lingkungan dan kesempatan yang tersedia, dan motivasi sosial.

Dalam proses belajar mengajar. keaktifan peserta didik merupakan hal yang sangat penting dan perlu diperhatikan oleh pakar pendidik sehingga proses belajar mengajar yang ditempuh akan benar-benar mendapatkan hasil yang optimal. Pendidik hanyalah merangsang keaktifan dengan jalan menyajikan bahan pelajaran, sedangkan yang mengolah dan mencerna adalah peserta didik itu sendiri sesuai dengan kemauan, kemampuan, bakat dan latar belakang masing-masing. Karena belajar adalah suatu proses dimana peserta didik harus aktif. Dalam kegiatan belajar mengajar tidak semua anak didik mampu berkonsentrasi dalam waktu yang relatif lama, daya serap anak didik terhadap bahan pelajaran yang diberikan juga bermacam-macam, ada yang cepat. ada yang sedang dan ada yang lambat. Terhadap perbedaan daya siswa sebagaimana kenyataan diatas, diperlukan strategi dan metode pengajaran yang tepat. Download PTK Akutansi.
Menurut (Syaiful Bahri Djamarah dkk, 2002; 93) ada banyak macam metode yaitu:
1.      Metode proyek
2.      Metode Eksperimen
3.      Metode Penberian Tugas ( resitasi)
4.      Metode Diskusi
5.      Metode Sosiodrama
6.      Metode Demonstrasi
7.      Metode Problem solvimg
8.      Metode Karya wisata
9.      Metode Tanya jawab
10.    Metode Latihan
11.    Metode Ceramah

Dengan menggunakan banyak metode ini proses belajar mengajar terjadi, dimana interaksi antara dua atau lebih individu yang terlibat, saling tukar menukar pengalaman, informasi, memecahkan masalah, dapat terjadi juga semuanya aktif, tidak ada yang pasif sebagai pendengar saja. Dengan kata lain bahwa dalam belajar sangat diperlukan adanya aktivitas, tanpa aktivitas, belajar tidak mungkin akan berlangsung dengan baik. Download PTK SMA
Suatu metode dalam pembelajaran. atau istilah yang digunakan dalam teori pendidikan bertujuan untuk dapat meningkatkan prestasi belajar serta terciptanya proses belajar mengajar yang efektif dan efisien serta banyak mengandung makna, sehingga proses belajar mengajar mengalami perubahan menjadi proses pembelajaran. Hal itu dimaksudkan untuk lebih memberikan bobot serta makna yang dalam agar siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran serta berdampak pada perubahan tingkah laku baik menyangkut unsur kognitif, efektif maupun psikomotor. PTK IPS STUDENT WORK SHEET
Menurut James B. Brow ( Suryobroto, 1977 :3 ), mengemukakan bahwa tugas dan peranan guru antara lain dapat menguasai dan mengembangkan materi pelajaran, merencanakan dan mempersiapkan serta mengevaluasi kegiatan siswa. Oleh karena itu setiap pengajar atau Guru harus dapat memilih suatu metode pengajaran yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi dan materi pelajaran yang diajarkan.
Metode mengajar yang tepat haruslah memperhatikan kemauan, dorongan, minat, potensi dan kemampuan siswa daiam melakukan suatu kegiatan dalam suatu proses pengajaran. Download PTK IPS TERBAU
Salah satu contoh kondisi pembelairan yang seringkali disajikan guru dalam pembelajaran Akuntansi dinilai masih belum tepat sasaran dan bahkan cenderung penerapannya masih dibatasi dengan konteks buku tertentu saja. Dari kecerabohan pembelajaran tersebut mengakibatkan timbulnya verbalitas serta kurang berkembangnya wawasan maupun pengetahuan pada siswa itu sendiri.
Menurut Saepul Bahri (1977:119) menyatakan bahwa, Suatu Proses belajar mengajar dapat dikatakan berhasil apabila guru memiliki pandangan masing-masing sejalan dengan filsafatnya. Oleh karena inilah suatu proses belalar mengajar tentang suatu bahan atau materi pelajaran dinyatakan berhasil apabila hasilnya memenuhi Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Indikator maupun tujuan pembelajaran dari materi tersebut. Donwload lengkap PTK
Penelitian ini bermula dari pengamatan dan penilaian penulis pada mata pelajaran Akuntansi yang sangat rendah dan proses belajarnya yang dilakukan secara verbal dan dominasi metode ceramah. Hal ini menunjukkan bahwa guru masih belum memanfaatkan secara maksimal berbagai metode yang tepat untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Karena itu peneliti mencoba melakukan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui metode pemberian tugas ( resitasi ) dengan menggunakan bahan ajar Lembar Kerja Siswa (Student Work Sheet). Download PTK IPS SMA
Metode Pemberian tugas merupakan cara penyajian bahan pelajaran. Pada metode ini guru memberikan seperangkat tugas yang harus dikerjakan peserta didik, baik secara individual maupun secara kelompok dengan menggunakan bahan ajar berupa Lembar Kerja Siswa ( LKS ).
Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Bahan ajar yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis. Dengan bahan ajar memungkinkan siswa dapat mempelajari suatu kompetensi atau kompetensi dasar secara runtut dan sistematis sehingga secara akumulatif mampu menguasai semua kompetensi secara utuh dan terpadu.
Dalam keberhasilan pendidikan di SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten lndramayu merupakan harapan bagi setiap orang tua, pemerintah dan masyarakat pada umumnya. Keberhasilan siswa sangat diharapkan mengingat mereka merupakan generasi yang akan menentukan pembangunan bangsa di masa mendatang. Proses pendidikan siswa disekolah pada intinya adalah melaksanakan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Dalam pendidikan, setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda antara siswa yang satu dengan yang lainnya dalam mengikuti proses kegiatan belajar rnengajar. Sehuhungan dengan hal itu terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan siswa dalam belajar antara lain adanya faktor intern dan ekstern. Download PTK IPS
Faktor intern merupakan faktor yang datang dari dalam individu siswa yang bersangkutan diantaranya, kemampuan, kematangan, kecerdasan, bakat dan minat yang dimiliki siswa. Sementara faktor ekstern adalah faktor yang datangnya dari luar diri siswa dalam proses belajar mengajar misalnya pengaruh lingkungan, pergaulan maupun iklim dan letak geografis. Download PTK SMA
Siswa yang lebih matang dapat memiliki prestasi kecerdasan tertentu, didukung oleh bakat dan minat yang sangat tinggi cenderung lebih berhasil menangkap dan menjabarkan berbagai konsep dan mengetahui yang diterimanya. Sehubungan denga hal tersebut H. Gunawan Undang dkk ( 1998:16) mengemukakan : Dalam proses belajar mengajar, guru hendaknya menggunakan metode, yang dewasa ini digalakan mengajar Child pendekatan humanistic, pendekatan CBSA, pendekatan multimedia dan menggunakan belajar kelompok.
Prestasi belajar yang dicapai merupakan salah satu tolak ukur yang mengembangkan tinggi rendahnya tingkat keberhasilan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Sering kita jumpai di masyarakat, bahwa prestasi belajar siswa khususnya mata pelajaran Akuntansi masih rendah. Akuntansi sebagai salah satu bagian dalam bidang studi ilmu pengetahuan sosial diperlukan oleh setiap orang sebagai sarana untuk perfikir.
Akuntansi merupakan salah satu mata pelajaran yang dianggap sulit oleh siswa, karena kurangnya pengaitan ilmu-ilmu yang lain dapat menyebabkan pelajaran akuntansi itu kering, kurang kaitannya dengan kehidupan sehari­-hari, sukar dan semacamnya. Salah satu penyebabnya adalah karena dalam memahami akuntansi dibutuhkan penalaran tinggi. contoh ptk sma ips
Piaget (Pasaribu, 2001;3 mengemukakan bahwa berdasarkan pola penalaran yang dibutuhkan, maka konsep terbagi menjadi dua golongan yaitu konsep konkrit dan konsep formal. Konsep konkrit adalah konsep yang diturunkan dari hasil pengamatan langsung dan menggunakan penalaran konkrit, sedangkan konsep formal adalah konsep yang bukan merupakan basil pengamatan dan untuk memahaminya dibutuhkan pola penalaran formal. Dalam teorinya Piaget juga menyatakan bahwa perkembangan intelektualitas, seseorang mengalami beberapa tingkatan sesuai dengan usianya antara lain Siswa SMA dengan usia 14-16 tahun pada umumnya berada pada tingkat perkemkembangan operasional formal. Pada tahap ini siswa diharapkan mampu berpikir mn memahami konsep-konsep abstrak tanpa pertolongan benda atau praktek secara langsung.
Bagi sebagian Siswa SMA bukanlah suatu hal yang mudah untuk memahami suatu konsep yang abstrak, khususnya konsep-konsep dalam mata pelajaran  Akuntansi. Kenyataannya di lapangan mengisyaratkan bahwa prestasi belajar Akuntansi Siswa di negara kita khususnya Jawa Barat pada umumnya masih rendah. Berdasarkan kenyataan diatas, maka diperlukan usaha-usaha yang yang dapat meningkatkan prestasi belajar siswa SMA dalam Pelajaran Akuntansi. Salah satunya yaitu dengan mengembangkan metode yang tepat dalam pembelajaran akuntansi, agar siswa mudah memahami akuntansi dengan benar dan cepat. (Mulyasa, 2005 : 99), sebuah pendekatan dan metode yang dapat membantu memahami konsep-konsep abstrak tersebut dengan suatu konsep konkrit yang mirip atau sejenis dengan konsep abstrak yang sedang dipelajari. Pendekatan tersebut dinamakan pendekatan keterampilan proses dan Metode Resitasi. praktik tindakan kelas (PTK)
Oleh karena itu, penulis tertarik untuk mengambil judul penelitian ini Peningkatan Prestasi Belajar Akuntansi dengan Metode Resitasi Melalui Bahan Ajar Lembar Kerja Siswa (Student Work Sheet) pada Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu.

B.     Rumusan Masalah
Atas dasar latar belakang masalah di atas, maka dirumuskan masalah yang muncul dalam penelitian ini adalah :
1.      Bagaimana aktivitas siswa dalam pembelajaran Akuntansi dengan Metode Resitasi Melalui Bahan Ajar Lembar Kerja Siswa (Student Work Sheet) ?
2.      Apakah pembelajaran dengan Metode Resitasi Melalui Bahan Ajar Lembar Kerja Siswa (Student Work Sheet) dapat meningkatkan prestasi belajar Akuntansi pada siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu ?

C.    Tujuan Penelitian

Berdasarkan judul dan rumusan masalah di atas, maka penelitian ini mempunyai tujuan sebagai berikut :
1.      Mengetahui aktivitas siswa dalam pembelajaran Akuntansi dengan Metode Resitasi melalui Bahan Ajar Lembar Kerja Siswa (Student Work Sheet).
2.      Mengetahui pengaruh Metode Resitasi Melalui Bahan Ajar Lembar Kerja Siswa (Student Work Sheet) terhadap prestasi belajar Akuntansi pada siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu.

D.    Hipotesis Tindakan
Jika dalam pembelajaran akuntansi guru menggunakan metode resitasi (pemberian tugas) melalui Bahan Ajar Lembar Kerja Siswa (Student Work Sheet) maka Prestasi Belajar Akuntansi siswa akan meningkat.


E.     Manfaat Hasil Penelitian

Manfaat dari penelitian tentang peningkatan prestasi belajar Akuntansi dengan Metode Resitasi Melalui Bahan Ajar Lembar Kerja Siswa (Student Work Sheet) terhadap prestasi belajar Akuntansi pada siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu adalah :
1.      Manfaat Teoritis
Apabila penelitian ini dapat diterima kebenarannya oleh Guru, Kepala Sekolah, para tenaga kependidikan dan peneliti lainnya, diharapkan dapat menambah khasanah pustaka kependidikan dan memberikan sumbangan informasi yang selanjutnya dapat memberi motivasi penelitian tentang masalah sejenis guna penyempurnaan penelitian ini.
2.      Manfaat Praktis
a.      Manfaat bagi siswa
Dengan penerapan Metode Resitasi Melalui Bahan Ajar Lembar Kerja Siswa (Student Work Sheet) diharapkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Akutansi dapat meningkat.

b.      Manfaat bagi guru
Metode Resitasi Melalui Bahan Ajar Lembar Kerja Siswa (Student Work Sheet) dapat dijadikan salah satu alternatif mengajar oleh guru dalam proses pembelajaran Akuntansi serta dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan prestasi atau hasil belajar Akuntansi. download PTK IPS



DAFTAR PUSTAKA


Ahmed Belkaoui, 1993, Acconting Theory, ed. Ke-2, Harcourt Brace Jovanovich, Inc., Terjemahan. Jakarta : Erlangga
Arikunto Suharsimi., Suhardjono, dan Supardi. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara
Aqib, Zainal. 2006. Penelitian Tindakan Kelas Untuk: Guru. Bandung: Yrama Widya
Belverd e. Needlls, 1986. Financial Acconting, Houghton Mifflin Co., Jakarta : Erlangga.
Budimansyah, Dasim. 2002. Model Pembelajaran dan Penilaian Berbasis Portofolio. Bandung: PT. Genesindo
Eldon S. Hendriksen, Accounting Theory, ed. Ke-5, Richard D. Irwin, terjemahan, Jakarta : Erlangga
Fajar, Arnie. 2004. Portofolio dalam Pembelajaran IPS. Bandung: Remaja Rosdakarya
Fess & Warrn, 1999. AcontingEdisi ke-19  terjemahan, Jakarta : Erlangga
Hugiono dan PK. Poerwantana. 1993. Pengantar Ilmu Sejarah. Jakarta: Rineka Cipta
Munib, Achmad, dkk. 2004. Pengantar Ilmu Pendidikan. Semarang: UPT MKK UNNES
Natawidjaja, Rochman dan L.J Moleong. 1985. Psikologi Pendidikan untuk SPG. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Poerwadarminta, WJS. 2002. Kamus Umum bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka
Rusoni Elin. 2001. Portofolio dan Paradigma Baru dalam Penilaian Matematika. http://www.depdiknas.go.id. (13 Februari 2007)
Sanjaya, Wina. 2005. Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Soedarno, dkk. 1998. Pendidikan Ilmu Sosial. Semarang: FPIPS IKIP Semarang
Soewarso. 2000. Cara-Cara Penyampaian Pendidikan Sejarah untuk Membangkitkan Minat Peserta Didik Mempelajari Sejarah Bangsanya. Proyek Pengembangan Guru Sekolah Menengah: Jakarta
Suharya, Toto. 2007. http://www.duniaguru.com. (20 Agustus 2007)
Surapranata, Sumarna dan Muhammad Hatta. 2004. Penilaian Portofolio Implementasi Kurikulum 2004. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Suryabrata, Sumadi. 2002. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Tim Pelatih Proyek PGSM. 1999. Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Reseach). Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Tim Penyusun Depdiknas. 2003. Kurikulum 2004 Standar Kompetensi Mata Pelajaran Pengetahuan Sosial SMP dan MTs.Jakarta: Depdiknas
Usman, Moh. Uzer dan Lilis Setyawati. 1993.Upaya Optimalisasi Kegiatan Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya
Wiryohandoyo, Soedarno, dkk. 1998. Pendidikan Ilmu Sosial. Semarang: FPIPS IKIP Semarang

Winkel. 1991. Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Jakarta: Grasindo






READ MORE - DOWNLOAD CONTOH PTK IPS AKUTANSI SMA STUDENT WORK SHEET
Monday, 18 April 2016

DOWNLOAD CONTOH PTK TK PENGEMBANGAN KEMAMPUAN KOGNITIF

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI PERMAINAN MENCARI PASANGAN PADA ANAK KELOMPOK A DI TK xxx TAHUN PELAJARAN 2012/2013


Untuk Mendapatkan File BAB1-5 Hub 0856 42 444 991

ABSTRAK
PENGEMBANGAN KEMAMPUAN KOGNITIF
MELALUI PERMAINAN MENCARI PASANGAN PADA ANAK KELOMPOK A DI TK xxxx  TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak TK melalui permainan mencari pasangan pada anak kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Salawati Kabupaten Sorong Tahun Pelajaran 2012/2013. Efektifitas permainan mencari pasangan dengan menggunakan alat peraga kartu bilangan dan benda konkret. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pedoman penelitian unjuk kerja yang dilakukan anak dan observasi. Penelitian ini dirancang dengan penelitian tindakan kelas (PTK). (contok ptk tk pegembangan kemampuan kognitif) Pada setiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pada penelitian ini peneliti menggunakan dua siklus, dimana pada siklus I belum berhasil, karena belum terbiasa dengan menggunakan metode permainan mencari pasangan. Hasil yang dicapai anak yang terendah pada siklus I 56,25% sedangkan pada siklus II berhasil dengan baik, hal ini ditandai dengan meningkatnya nilai yang telah diperoleh anak dan terlihat lebih aktif dengan nilai yang terendahpadasiklus II yaitu 81,25%.Dengan demikian dapat diketahui bahwa pembelajaran kognitif dengan menggunakan metode permainan mencari pasangan lebih efektif dan efisien serta hasil yang memuaskan.

Kata kunci :kognitif, permainan, mencari pasangan. (download contoh ptk tk)


BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
Dalam Undang – Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional dinyatakan bahwa pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya yang ditunjukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan yang lebih lanjut ( UU Nomor 20 Tahun 2003 Bab 1 Pasal 1 ayat 14 ).
Penyelenggaraan PAUD jalur pendidikan formal berbentuk Taman Kanak-kanak (TK)/Raudhatul Athfal (RA) dan bentuk lain yang sederajat, yang menggunakan program untuk anak usia 4 – 6 tahun. Sedangkan pada penyelenggaraan PAUD jalur pendidikan non formal berbentuk TPA dan bentuk lain yang sederajat yang menggunakan program untuk anak usia 0 – 2 tahun kelompok olderinfant, umur 2 – 3 tahun kelompok toddler, usia 3 – 4 tahun kelompok bermain atau playgroup dan usia 4 – 6 tahun kelompok Taman Kanak-kanak atau kindergarten.
Taman Kanak-Kanak merupakan pendidikan formal sebelum jenjang lanjutan. Makna formal dapat diartikan bahwa harus memenuhi beberapa persyaratan dalam menyelenggarakan pendidikannya, seperti kurikulum yang berstruktur, tenaga pendidik (guru), tata administrasi serta sarana dan prasarananya. Taman Kanak-Kanak merupakan tempat anak bermain sehingga anak mempunyai teman yang banyak dan dapat bersosialisasi dengan lingkungan dan suasana yang baru. Penyelenggaraan pendidikan untuk anak usia dini umumnya dilaksanakan di kelas secara formal dan harus dilaksanakan dengan perasaan senang dan tidak kaku. (praktik tindakan kelas tk pengembangan kemampuan kognitif melalui permainan)
Dalam pembelajaran di Taman Kanak-kanak ada 5 aspek pengembangan yang harus dikembangkan yaitu Nilai Agama dan Moral, Sosial Emosi, Fisik Motorik yang dibagi menjadi 2, yaitu motorik halus dan motorik kasar, bahasa dan kognitif.
Kemampuan kognitif diperlukan oleh anak dalam rangka mengembangkan pengetahuan apa saja yang dilihat, didengar, di raba maupun dicium melalui panca indra yang dimilikinya. Di Taman Kanak -kanak pengembangan kognitif di kenal juga dengan istilah pengembangan daya pikir. Anak dalam berpikir dapat menguraikan, menghubung-hubungkan sampai akhirnya mengambil keputusan dengan cepat dalam Sujiono dkk (2007:1.4).
Dalam pembelajaran kognitif ada beberapa indikator yang perlu dikembangkan salahsatunya adalah anak mampu mengenal berbagai konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Bila anak hanya dikenalkan dengan lambang bilangan saja tanpa diberi benda konkret maka akibatnya anak tidak mempunyai kemampuan berhitung. Menurut Carl Witherington dalam Usman dan Praja (1998) dalam Sujiono dkk. (2007:1.16) intelegensi merupakan kesempatan bertindak sebagaimana dimanifestasikan dalam kemampuan atau tindakan-tindakan salah satunya fasilitas dalam menggunakan bilangan dan angka. (contoh PTK paud)
Berhitung pada anak kelompok A hanya pengenalan dari 1 – 10, tapi faktanya anak kelompok A bisa menghafal 1 – 10 saja tetapi tidak mengerti makna angka yang mereka sebutkan. Selain itu juga jika angka-angka tersebut diacak maka merekapun tidak paham dengan nilai angka tersebut. Penyebab terjadinya permasalahan diatas disebabkan oleh pembelajaran guru yang hanya memberi penugasan. Anak hanya dikenalkan pada lambang bilangan tanpa disertai dengan benda yang riil. Anak dalam pembelajarannya akan mudah menerima stimulus bila stimulus itu diberikan sesuai dengan kenyataan yang ada di lingkungannya.Contohnya orangtua kebanyakan hanya mengenalkan angka tanpa disertai dengan benda riilnya, akibatnya ank hanya tahu angka namun tidak mengetahui jumlah dari nilai angka yang disebutkan. Selain dari proses pembelajaran yang telah dilakukan, penyebab yang mempengaruhi kemampuan kognitif anak yaitu pembelajaran yang diterima anak dalam lingkungan keluarga. Misalnya yang terjadi di TK Aisyiyah 3 Bustanul Athfal Salawati adalah ada seorang anak yang sejak bayi jarang diajak berkomunikasi dengan orangtuanya, bahkan untuk bermain keluar rumah saja dilarang. Akibatnya anak tersebut kesulitan untuk berkomunikasi dengan orang lain yang ada disekitarnya. Di sekolah tersebut juga, jika bukan guru yang biasa mengajar di kelasnya, anak tersebut kurang bisa memberi respon dengan baik. Sehingga lingkungan keluarga juga sangat berpengaruh terhadap perkembangan kemampuan kognitif anak. (download PTK TK permainan mencari pasangan)
Berdasarkan permasalahan yang dihadapi di kelompok A maka perlu diupayakan kegiatan pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan kognitif. Salah satu kegiatan pembelajaran yang memungkinkan dapat mengembangkan kemampuan kognitif anak dengan menggunakan metode permainan mencari pasangan. Alasan peneliti menggunakan metode mencari pasangan karena pembelajaran di Taman Kanak-Kanak sebaiknya belajar sambil bermain dan bermain sambil belajar. Dalam jiwa anak-anak bermain merupakan kegiatan yang serius, oleh sebab itu justru saat bermainlah anak-anak lebih menikmatinya dibandingkan dengan keadaan yang serius.Mengenal bilangan menjadi masalah berat bagi anak apabila seorang guru tidak mengetahui cara dan tehnik yang tepat untuk mengajar. Namun jika seorang guru mempunyai cara yang menarik dan mudah dipahami oleh anak, maka pembelajaran menghitung merupakan kegiatan yang menyenangkan. Anak diberi alat peraga yang konkret agar ingatannya tahan lama dan diberi kartu bilangan untuk memperkenalkan angkanya. Dengan metode permainan mencari pasangan proses pembelajaran lebih menarik dan anak merasa senang diajak belajar menghitung benda-benda dan menyebutkan jumlahnya yang dikenalkan melalui kartu bilangan yang sudah disiapkan oleh guru.
Dengan dasar tersebut maka peneliti memilih judul:”Pengembangan Kemampuan Kognitif Melalui Permainan Mencari Pasangan Pada Anak Kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Salawati Kabupaten Sorong Tahun Pelajaran 2012/2013”.(Download ptk tk)

B.     PEMBATASAN MASALAH
1.      Kemampuan kognitif dibatasi pada kemampuan berhitung.
2.      Permainan mencari pasangan dibatasi pada memasangkan antara lambang bilangan dengan bendanya.

C.     RUMUSAN MASALAH
Apakah kemampuan kognitif dalam berhitung dapat dikembangkan melalui metode permainan mencari pasangan pada anak kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Salawati Tahun Pelajaran 2012/2013.

D.    TUJUAN PENELITIAN
1.      Tujuan Umum
Meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Salawati Kabupaten Sorong Tahun Pelajaran 2012/2013.
2.      Tujuan Khusus
Untuk meningkatkan Kemampuan Kognitif anak TK Melalui permainan mencari pasangan pada Anak kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3 Salawati Kabupaten Sorong Tahun Pelajaran 2012/2013. (contoh ptk tk)

E.     MANFAAT PENELITIAN
1.      Manfaat bagi siswa
a.       Anak lebih mengetahui makna dari lambang bilangan tersebut.
b.      Permainan yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh anak serta mudah diingat.
c.       Melatih anak untuk berani mengungkapkan pendapatnya.
2.      Manfaat bagi guru
a.       Guru dapat mempertimbangkan metode yang telah diterapkan oleh peneliti.
b.      Hasil penelitian ini dapat dipilih guru untuk mengembangkan kreativitas anak.
c.       Meningkatkan kreatifitas guru dalam menentukan metode pembelajaran yang tepat.
3.      Manfaat bagi Kepala Sekolah
Dengan metode yang dikembangkan oleh peneliti, kepala sekolah dapat mengambil kebijakan dalam pengembangan bahan ajar yang diperlukan oleh guru.
4.      Manfaat bagi Kampus

Dapat dijadikan referensi dan bahan rujukan bagi peneliti lain. (download contoh ptk taman kanak-kanan)


DAFTAR PUSTAKA

Astuti Wili, 2011. Bermain dan Tehnik Permainan. Solo Baru: Qinant

A.S. Wayan, 2011. KTSP Kurikulum TK/RA. Jakarta: C.V. Az-zahra

Darsinah. 2011. Perkembangan Kognitif. Solobaru: Qinant

D.Wijana Widarmi, dkk. 2008. Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas terbuka

Daryanto, Hasto. 2011. Profesi Pendidikan Anak Usia Dini. Modul.

Hany, Eprilia Umi. 2011. Perkembangan Nilai Moral, Agama, Sosial dan emosi Pada anak Usia dini. Solo Baru; Qinant

Maryadi, dkk., 2010. Pedoman Penulisan Skripsi FKIP. Surakarta: BP-FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta

Montolalu BEF, dkk. 2008. Bermain dan Permainan Anak. Jakarta: Universitas Terbuka

Maryatun, Uswatun Hasanah, Arina. 2011. Pengasuhan anak. Solo Baru: Qinant

Sujiono,Yuliani Nurani kk., 2007. Metode Pengembangan kognitif. Jakarta: Universitas Terbuka

Surtikanti. 2011. Media dan sumber Belajar untuk anak usia dini. Modul

Wardhani, Igak dkk., 2007. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Universitas Terbuka

Winataputra, Udin S. dkk., 2007. Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Universitas Terbuka


Widyasari, Choiriyah. 2011. Kreatifitas dan Keberbakatan. Solo Baru: Qinant


READ MORE - DOWNLOAD CONTOH PTK TK PENGEMBANGAN KEMAMPUAN KOGNITIF